Terpilih Aklamasi, Daniel Ferdinan Lumbantobing Pimpin Karang Taruna Tapteng

PANDAN – Daniel Ferdinan Lumbantobing terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Karang Taruna Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) periode 2025-2030.

20 caretaker kecamatan sepakat memilih Daniel Ferdinan Lumbantobing, sebagai ketua dalam temu karya dipimpin Caretaker Karang Taruna Tapteng, Ahmad Irsan Sinaga, di GOR Pandan, Selasa (3/6/2025).

Ketua terpilih, Daniel Ferdinan Lumbantobing menegaskan sudah saatnya pemuda Tapteng naik kelas. Karena Karang Taruna merupakan wadah pengembangan generasi muda di tingkat desa/kelurahan.

Pemuda yang bergabung di Karang Taruna Tapteng harus mampu meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat, khususnya generasi muda, baik kegiatan sosial, ekonomi, dan juga budaya.

“Kita harus mampu menjadi pelopor pertumbuhan ekonomi melalui penguatan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM),” kata Daniel Ferdinan Lumbantobing.

Bekerja sama dengan masyarakat, pemerintah kabupaten, kecamatan, kelurahan dan desa, Karang Taruna Tapteng harus mampu menjadi kontrol sosial.

“Karang Taruna juga harus mampu menjadi role model, serta menjadi contoh bagi seluruh pemuda dan organisasi yang sifatnya begitu-begitu saja di Kabupaten Tapanuli Tengah ini,” katanya.

Pemuda yang juga aktif sebagai pengacara itu berharap, kekompakan dan soliditas Karang Taruna ini harus dipertahankan sampai akhir periode .

Kadis Sosial Tapteng, Robby Edata Manik berharap, ketua Karang Taruna Tapteng terpilih mampu mewujudkan pertumbuhan dan perkembangan setiap anggota masyarakat yang berkualitas, terampil, cerdas, inovatif, berkarakter, serta memiliki kesadaran dan tanggung jawab sosial.

“Sekarang, sudah bukan zamanya lagi kita berdebat soal siapa dia, dan siapa mereka. Karang Taruna harus aktif dalam berbagai kegiatan, seperti pelatihan, seminar, lokakarya, dan kegiatan sosial lainnya untuk mengembangkan potensi generasi muda,” kata Robby Edata Manik.

Ahmad Irsan Sinaga sebelumnya mengungkap, setelah pembentukan caretacer di tingkat kabupaten, pihaknya langsung menyurati Dinas Sosial untuk berkoordinasi membentuk Karang Taruna Tapteng.

“Hasilnya, Dinas Sosial menyarankan ke kami untuk menggelar Temu Karya Karang Taruna Tapteng merujuk surat Keputusan Karang Taruna Provinsi Sumatra Utara,” katanya.

penulis: Aris Barasa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *