Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu (aris barasa) PANDAN – Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara, Masinton Pasaribu mengungkap, tahun depan 86 desa di Tapteng akan melaksanakan proses pemilihan kepala desa.
“Tetapi untuk biaya pelaksanaannya belum kita alokasikan karena keterbatasan anggaran. Maka semua kepala desa tersebut akan diisi oleh penjabat (Pj) dulu,” kata Bupati Masinton Pasaribu di acara sosialisasi Ketahanan Pangan Tapteng 2025, di GOR Pandan, Rabu (25/6/2025).
Masinton Pasaribu menjelaskan, penunjukan Pj kepala desa dimaksud untuk memulihkan kondisi (normalisasi) pemerintahan desa menjadi lebih baik, sekaligus menjaga suasana kebatinan masyarakat desa.
“Karena kita juga ingin memulihkan kondisi masyarakat desa. Maka kita normalisasi dulu 86 desa itu dengan menunjuk Pj kepala desa sembari menunggu ketersediaan anggaran,” kata Masinton Pasaribu.
Menurut Masinton Pasaribu, penunjukan Pj kepala desa tersebut juga bertujuan untuk memperbaiki sistem birokrasi di desa.
“Ini kita lakukan agar kesinambungan pembangunan di Tapanuli Tengah ini berlangsung secara baik dan penggunaan dana desa bermanfaat untuk seluruh masyarakat,” katanya.
Masinton Pasaribu juga menyinggung banyak kepala desa yang diduga melakukan penyelewengan dana desa. Kepada yang melakukan penyelewengan berkali-kali akan diberikan sanksi tegas.
Sanksinya itu, bisa dinonaktifkan sementara, nonaktif permanen. Bahkan bisa juga diteruskan ke aparat penegak hukum.
“Saya memang enggak mau ngoceh ke sana kemari. Saya akan diam saja. Cukup inspektorat yang periksa, hasilnya dilaporkan baru kita pertimbangkan untuk pemberian sanksinya,” katanya.
Masinton Pasaribu mengajak seluruh kepada desa untuk bersama-sama mengikuti perubahan zaman menuju Tapteng Naik Kelas.
Penulis: Aris Barasa
Tidak ada komentar