Selasa, 28 Apr 2026

Kementan Gelontorkan Rp60 Miliar untuk Pemulihan Pertanian di Aceh, Sumut, dan Sumbar

waktu baca 1 menit
Kamis, 15 Jan 2026 04:57 21 metrotapanulionline

TAPTENG – Kementerian Pertanian RI menggelontorkan bantuan hampir Rp60 miliar untuk pemulihan sektor pertanian pascabencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Program ini ditandai dengan groundbreaking rehabilitasi lahan sawah yang dipusatkan di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (15/1/2026).

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, melalui sambungan daring dari Aceh, menyampaikan bantuan mencakup alat dan mesin pertanian (alsintan), benih padi, pupuk, serta sarana produksi lainnya. Selain itu, rehabilitasi dilakukan dengan skema padat karya untuk membuka lapangan kerja bagi petani terdampak.

“Pemulihan harus dipercepat dan melibatkan masyarakat agar ekonomi segera bergerak,” tegasnya.

Di Sumatera Utara, Wakil Gubernur Surya menyebut bencana telah merusak puluhan ribu hektare lahan sawah, termasuk 3.205 hektare di Tapanuli Tengah. Ia menegaskan program ini menjadi langkah penting untuk memulihkan produktivitas dan ketahanan pangan daerah.

Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan provinsi. Ia menegaskan bencana telah berdampak besar pada sektor pertanian, dengan total lahan terdampak mencapai 7.365 hektare.

“Groundbreaking ini menjadi awal kebangkitan pertanian Tapteng. Kami berharap bantuan tidak hanya seremoni, tetapi benar-benar dirasakan petani,” ujarnya.

Kegiatan juga dirangkai dengan tanam perdana padi serta penyerahan bantuan benih, pupuk, dan alsintan bagi petani terdampak di Tapteng.

Penulis : Aris Barasa

metrotapanulionline

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA